Monday, April 19, 2010

Vibrasi Alam

Kembali ke Alam! Sebuah petuah bijak bagi manusia post modern yang penuh rekayasa yang hidup di suatu kumparan peradaban yang kehilangan jati dirinya, kehilangan kepekaan untuk merasakan getaran-getaran alam simbol pancaran kasih sayang-Nya.
Flower-2-13505.jpeg
Pada suatu ketika, di tahun 1996 silam saya pernah tertarik dengan sebuah komunitas penyembuhan psikologi dan spiritual alternatif. Nama komunitas itu adalah Padepokan Lemah Putih di pinggir Kota Solo, yang dipimpin oleh Suprapto Suryodarmo. Komunitas padepokan ini konon sudah kondang hingga di dunia internasional. Justeru di dalam negeri sendiri, keberadaan komunitas ini masih dianggap sebelah mata. Mereka hanya dianggap sebagai perkumpulan para penggiat seni tari yang beraliran spiritualis. Padahal, para cantriknya berasal dari berbagai belahan dunia, mulai Prancis, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, hingga dari kota-kota di tanah air namun dengan jumlah yang sangat sedikit.
Di sebuah hari yang redup, saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke padepokan dan ikut merasakan bagaimana komunitas ini mengadakan latihan penyembuhan psikologis dan spiritual. Saya kagum dengan lingkungan padepokan ini. Berada di sebuah lembah yang lumayan luas, asri dan rindang. Di beberapa sudut, berdiri gubuk-gubuk tempat para cantrik tinggal. Senyap oleh lantunan suara alam: desir angin, gemericik air yang menyentuh bebatuan sungai, dan suara gendang bertalu-talu tiada beraturan.
Suara gendang? Ya…Itu adalah salah satu bentuk latihan Padepokan Lemah Putih. Saat gendang ditabuh, sekitar sepuluh cantrik berkewarganegaraan asing menari-nari tiada beraturan. Gerakannya kadang liar, aneh dan tidak terduga. Tidak ada pakem bagaimana jari harus dilengkungkan, bagaimana kaki harus melangkah, bagaimana leher harus melongok ke sana ke mari,…… Mirip ritual sebuah sekte sesat!
Latihan berikutnya: belajar berjalan di atas batu-batu sungai, bergulung-gulung di pantai, menyerap energi purba candi Sukuh, menari di atas batu untuk merasakan gerakan alam. Apa yang alam inginkan, pada saat itulah tubuh bergerak. Konsepnya sederhana: gerakan tubuh tidak perlu direkayasa sedemikian rupa dengan konsep dan persepsi bermacam-macam. ”Jangan berpikir, biarkan tubuhmu terbang oleh angin, biarkan dirimu lepas seperti debu,…” kata Suprapto Suryodarmo, sang guru kepada para cantrik-cantriknya.
Setelah berlatih menjalani hidup yang seiring dengan alam, maka biasanya terjadi diskusi-diskusi informal. Di sana terungkap bahwa para cantrik itu berasal dari latar belakang yang tidak main-main. Ada yang bergelar doktor dari Universitas Sorbonne, Harvard University, Massachusset Institute of technology, dan banyak lagi yang selama ini hidup di komunitas terpelajar, mapan dan kaya di negara-negara maju.
Lantas, kenapa mereka yang sangat rasional, sudah berlebihan dari segi materi dan mungkin mampu membeli kebahagiaan dengan uang dan materi yang mereka miliki justeru berguru dalam sebuah komunitas BACK TO NATURE, yang sangat tradisional dan unik itu?
Saya menyimpulkan bahwa mereka para cantrik datang ke padepokan itu untuk memenuhi keinginan yang sejatinya harus selalu hidup dalam diri manusia: untuk merasakan kembali bagaimana bahasa dan getaran-getaran alam. Kerinduan untuk menyatu dengan alam, menyatu dengan dirinya sendiri dan menyatu dengan Tuhan. Selama ini mereka tidak mendapatkan itu semua. Manusia modern tidak lagi merasakan getaran hidup sehingga otak, perasaan mereka tumpul.
Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan bagaimana manusia hidup di tengah samudera getaran alam yang merupakan BAHASA ALAM. Bila diperhatikan segala gejala alam yang timbul di alam semesta ini adalah merupakan suatu gerakan yang teratur mulai dari galaksi sampai ke bagian terkecil dari struktur benda di alam ini. Kehidupan makluk didunia ini pun mengalami pergerakan mulai dari kehidupan sosial sampai ke organ tubuh terkecil sekalipun.
Demikianlah yang terjadi pada aktivitas makhluk hidup yang ditandai dengan pergerakan ion-ion yang mengakibatkan timbulnya getaran dalam bentuk suatu gelombang yang bergerak secara periodik dengan frekuensi dan simpangan tetap dan tertentu,. kecuali adanya gangguan atau hambatan yang mempengaruhi langsung atau menginduksi gerakan tersebut. Frekuensi yang ditimbulkan tergantung BENTUK, UKURAN DAN STRUKTUR ORGAN bersangkutan, bahkan akan timbul getaran dengan sejumlah frekuensi yang berbeda yang disebut SPEKTRUM.
Makhluk hidup melalui organ-organnya menghasilkan getaran dengan beragam frekuensi. Frekuensi getaran yang dibangkitkan berkisar dari 5 Hrz sampai ke gelombang cahaya tergantung jenis organnya. Frekuensi yang dapat didengar manusia berkisar dari 20 Hz sampai dengan 20 Khz disebut dengan GETARAN SUARA ATAU AKUSTIK. Ada dua sumber getaran yang dibangkitkan makluk hidup yaitu dari pita suara dan organ-organ tubuh lainnya.
Getaran atau suara yang dibangkitkan dari pita suara mempunyai makna tertentu dan merupakan alat komunikasi antar sesamanya. Sedangkan getaran yang timbul dari organ-organ tubuh lainnya menunjukan KONDISI FISIK MAUPUN SPIRITUAL MAKLUK bersangkutan. Demikian pula getaran yang diinduksi ke makluk hidup dapat mempengaruhi tingkah laku dan pertumbuhan baik mempercepat atau memperlambat.
Dalam berkomunikasi, manusia maupun hewan mengeluarkan suara yang dapat dimengerti oleh sesamanya sebagai informasi atau sinyal. Misalnya sinyal adanya serangan musuh agar hewan sekelompoknya dapat menghindar. Demikian pula saat proses kehidupan lainnya seperti proses perkawinan, bertelur atau melahirkan, minta tolong, stres, senang, dan sebagainya setiap jenis hewan akan membangkitkan suara getaran dengan frekuensi dan spektrum tertentu yang dimengeti oleh kelompoknya.
Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya hasil pengamatan pada ikan yang dilakukan beberapa pakar antara lain, Pada tahun 1998 dan tahun 2001, pakar-pakar dari Intitute for Coastal and Marine Resources, Departement of Biology, Departement of Physics East Carolina University, Greenville, USA, telah melakukan pengamatan getaran suara yang dibangkitkan tbeberapa jenis ikan yaitu weakfish, spotted seatrout dan ikan red drum dalam keadaan normal maupun sedang bertelur.
Demikian pula pada tahun 2002, tim peneliti dari Pusat penelitian sains dan teknologi UI, mengamati getaran yang dibangkitkan sekelompok ikan mas dan ikan bandeng yang sedang bergerombol di Akuarium Seaworld dan hasilnya diperoleh getaran dengan frekuensi rendah yaitu 7 Hz dengan spektrum yang berbeda.
Hal yang sama dilakukan oleh pada serangga dimana para peneliti dari Departemen Pertanian Amerika Serikat bersama tim akhli dari Universita Florida, Universitas Auburn dan Pusat penelitian Universitas Pertanian dan Mekanika, telah mendeteksi getaran suara yang ditimbulkan oleh sejenis hewan serangga bawah tanah (White Grubs) untuk berbagai kondisi antara lain, sedang makan, bergerak, dan bertelur.
Ada pengaruh terhadap pertumbuhan atau tingkah laku makluik hidup bila diberikan getaran dengan spektrum frekuensi tertentu. Misalnya, bila terjadi gesekan antara dua jenis benda misalnya logam, akan menimbulkan perasaan ngilu di gigi, dan bila getaran tersebut dibangkitkan selang waktu yang cukup lama, akan berakibat sress.
Pengamatan yang pernah dilakukan adalah membangkitkan getaran suara dengan frekuensi 11 KHz secara kontinyu akan berakibat terasa pusing, memekakkan telinga manusia, bahkan mungkin dapat mematikan. Demikian pula hasil penelitian lain yang menunjukkan bahwa pembangkitan getaran dengan frekuensi rendah akan mengakibatkan keadaan perut terasa mual dan ingin muntah.
Penelitian yang dilakukan suatu kelompok perternak sapi perah di Wisconsin, USA, menyimpulkan bahwa musik Rock and Roll dapat menyebabkan induk sapi betina menjadi tegang (stres). Selama satu tahun WDFA melakukan studi secara tertutup dan membandingkan level produksi susu induk sapi yang mendengarkan variasi dan tipe-tipe musik. Peternak-peternak sapi perah tertarik untuk mendapatkan satu bentuk musik tertentu lebih produktif daripada bentuk musik lainnya. Jadi mereka dapat menerapkan suatu sistem musik dikandangnya.
Produksi susu ditabulasi setiap minggu, lalu dibandingkan dan diidentifikasi musik mana yang terproduktif bagi induk sapi betina. Hasilnya, artis-artis penyanyi seperti Slipknot, Linkin Park dan Marilyn Manson menghasilkan sedikit susu atau tidak sama sekali. Bagaimanapun suara asli dari penyanyi rock seperti Blink 182 dan Green Day menyebabkan susu mengalir seperti sebuah sungai.
Bagaimana pada tanaman? Dari pengalaman yang pernah dihadapi, tanaman yang terletak di rumah yang tidak dihuni tidak berbuah sedangkan tanaman yang dihuni berbuah lebat (dengan kondisi kedua tanaman tersebut tetap dipelihara). Demikian selanjutnya setelah rumah tersebut dihuni, semua tamanan berbuah dengan lebat.
Getaran yang dibangkitkan secara terus menerus (kontinyu) akan mengakibatkan strees, mual atau pusing tergantung dari frekuensi yang dibangkitkan. Setiap organ tubuh dalam prosesnya membangkitkan getaran dengan frekuensi tertentu tergantung dari ogan tubuhnya. Bila suatu getaran dibangkitkan dari suatu sumber tertentu yang frekuensi sama dengan frekuensi salah satu organ tubuh, maka akan terjadi resonansi pada organ tubuh tersebut dan akibatnya akan timbul gangguan melalui susunan syarafnya seperti mual, pusing, ngilu sakit pada salah satu organ tubuh bersangkutan.
Ada satu teori yang menjelaskan bila suatu organ tubuh mengalami gangguan, maka kekuatan getaran yang ditimbulkan organ yang mengalami gangguan tersebut lebih lemah dari getaran pada keadaan sehat atau dapat juga terjadi frekuensi getaran yang dibangkitkan akan menyimpang dari frekuensi asalnya. Hal tesebut tidak asing lagi karena paramedis telah melakukannya dengan bantuan cardiograf, stetoscope atau alat sejenis lainnya.
Hal ini jelas karena setiap ada suatu proses, tubuh akan membangkitkan getaran dengan frekuensi tertentu. Sedangkan bila ada penyimpangan misalnya jantung tersumbat, maka aliran darah sebelum penyumbatan akan diperlambat dan aliran darah sesudah daerah penyumbatan akan dipercepat yang berarti adanya perubahan frekuensi dari aliran darah tersebut. Bila suatu getaran diberikan pada organ yang mengalami gangguan, maka getaran yang diberikan dengan frekuensi yang sama akan teresonansi dengan getaran organ yang lemah tersebut dan mengakibatkan getaran yang lemah tersebut diperkuat dan akan menyembuhkan organ bersangkutan.
Getaran yang dihasilkan oleh ikan dibangkitkan oleh gerakan dan dari organ ikan itu sendiri seperti gelembungn renang atau standulatory organ. Spektrum frekuensi suara yang dibangkitkan oleh gerakan tergantung dari bentuk, ukuran dan pergerakan dari masing-masing ikan. Semakin pipih bentuk ikan maka semakin cepat penyimpangan gerakan badannya, artinya semakin tinggi frekuensi yang ditimbulkannya. Semakin panjang badan ikan maka semakin tinggi penyimpangan gerakan badannya yang berarti semakin besar amplitudo getaran yang ditimbulkannya. Amplitudo tersebut akan makin besar bila jumlah individu yang terdapat dalam sekawanan jumlahnya semakin banyak. Frekuensi getaran yang ditimbulkan dari gerakan sekelompok ikan tersebut berkisar dari 7 sampai dengan 10 Hertz.
Untuk berkomunikasi, ikan membangkitkan getaran suara dengan menggosok-gosokan bagian badan-tulang, gigi secara bersamaan. Ikan Krapu (Grouper), contohnya, akan menghasilkan bunyi gebukan dengan memukulkan penutup insang ke tubuhnya. Untuk kebanyakan ikan suara yang dibangkitkan akibat gelembung renang yaitu gas berisi gelembung yang menyerupai organ. Dinding elastik gelembung renang dihubungkan ke otot yang dapat memanjang dan berkontraksi untuk meningkatkan dan menurunkan volume gelombang renang.
Getaran ini menggantikan air di sekitar ikan, merambat keluar sebagai gelombang suara yang dapat didengar sebagai dengkuran, siulan atau suara drum, tergantung pada penggunaan otot Frekuensi Spektrum getaran yang dibangkitkan tergantung dari tingkah laku ikan dan struktur gelembung renang setiap ikan, sehingga getaran yang dihasilkan akan berbeda pula untuk setiap jenis ikan bahkan untuk jenis kelamin yang berbeda yang bagian tubuhnya mempunyai perbedaan meskipun sangat kecil.
Pengaruh getaran yang banyak dijumpai pada hewan adalah getaran suara yang ditimbulkan akibat tingkah laku tertentu misalnya bertelur, berkumpul, memberi tanda adanya bahaya dan sebagainya. Untuk hewan menyusui, irama getaran yang diberikan akan mempengaruhi fisiologi hewan tersebut dan secara langsung akan mempengaruhi pertumbuhannya maupun reproduksinya. Jadi dengan menberikan suara dengan irama yang mengalun dan tenang akan memberikan suasana tenang dan nyaman sehingga akan meningkatkan pertumbuhhan dan produksi susunya .
Musik yang didengarkan manusia akan mepengaruhi prilakunya. Demikian pula bila musik rock diperdengarkan pada sapi, sapi akan berperilaku tegang. Mengapa hal tersebut terjadi. Seperti diketahui, hewan tidak mempunyai perasaan seperti halnya manusia. Musik rock yang diperdengarkan bukan iramanya tetapi tingkat kebisingannya. Untuk musik yang bising, sapi bersangkutan akan strees dan secara tidak langsung akan mempengaruhi sistim kelenjar yang berhubungan dengan produksi susu. Sebaliknya, bila diperdengarkan musik-musik romantis, maka akan timbul perasaan tenang.
Hewan menyusui yang mengalami stress akan mempengaruhi kelenjar hypofise, sehingga akan dikeluarkan hormon adrenalin. Hormon adrenalin akan menghambat produksi hormon oxytosin yang berperan merangsang sekresi susu pada sel-sel alveolus kelenjar mammae, sehingga sekresi susu terhambat.
Para pakar dari Departemen Pertanian Amerika Serikat, misalnya melakukan penelitian dengan mendeteksi getaran suara yang ditimbulkan oleh sejenis hewan serangga bawah tanah (White Grubs) untuk berbagai kondisi antara lain, sedang makan, bergerak, dan bertelur. Hasil yang diperoleh adalah spektrum suara yang saling bebeda untuk setiap kondisi. Dengan melakukan analisis terhadap berbagai jarak keberadaan, kekuatan sinyal yang diterima akan menentukan lokasi serangga di dalam tanah.
Serangga menghasilkan suara dengan beberapa cara yaitu dengan sayapnya, dari hentakan kakinya ke substrat, dengan menggesekkan badannya satu sama lain, mengaktivasi membran getar, atau mendenyutkan aliran udara. Hasil penelitian mendapatkan kesimpulan bahwa seekor serangga yang bersayap, bila dibangkitkan getaran dengan frekuensi yang sama dengan frekuensi getaran sayapnya, serangga tersebut akan jatuh.
Berdasarkan atas kesadaran akan pentingnya getaran inilah, para petani jahe di desa Kembang Kecamatan Ampel, Boyolal memiliki cara inovatif dengan memanfaatkan getaran tertentu untuk meningkatkan hasil panennya. Getaran yang digunakan merupakan sistim penyuburan melalui daun dengan memberikan getaran pada frekuensi tinggi (sonar), sehingga merangsang stomata untuk tetap terbuka dan akan meningkatkan kecepatan dan efisiensi penyerapan pupuk yang berguna pada proses pertumbuhan.
Begitulah kenyataannya, kahanannya. Peradaban modern kita semakin sakit, sebuah peradaban yang menjauhkan diri manusia dari dirinya sendiri dan alam sekitarnya. Kita jarang lagi bisa dan mampu mendengarkan getaran yang berada pada frekuensi yang alamiah. Manusia modern lebih suka memasukkan getaran dalam telinganya berbagai getaran rekayasa yang sesungguhnya semakin menjauhkan dirinya dari KESADARAN akan ALAM SEMESTA dan TUHAN SEMESTA ALAM.
Dengarkan bagaimana jangkrik bernyanyi, dengarkan suara desir angin sepoi di malam purnama, dengarkan bagaimana daun-daun bergerak tertiup angin, kicau burung yang bermain dengan anak-anaknya, denyut nadi tubuh kita yang berdetak dan suara air yang mengalir di bebatuan gunung yang misterius ….
Semua itu adalah NYANYIAN ALAM, BAHASA ALAM, BAHASA SIMBOLIK dari KEBERADAAN TUHAN SANG PENCIPTA.
Wong Alus

Friday, April 16, 2010

Emosi : Dipendam atau Dilepaskan?

Emosi : Dipendam atau Dilepaskan?

Semasa kita kecil, kita tahu bagaimana mahu meluahkan emosi kita. Saat kita sedih, kita akan menangis dan menunjukkan kesedihan kita. Pada saat kita gembira, kita akan ketawa dan melompat semahu hati kita. Tidak ada yang menghalang dan menganggu. Kita hanya tahu bagaimana mahu meluahkan emosi yang kita alami saat itu….

Itu masa kita kecil….apa yang kita rasakan saat itu?…..Ya, hidup yang sangat ceria dan gembira. Tidak ada tekanan…tidak ada kerisauan. Kita bebas dari “emosi yang terpendam”.

Apakah semasa kita dewasa kita tahu mengendalikan emosi kita?

Realitinya kita semakin hilang kemampuan natural kita meluahkan emosi dan perasaan kita. , Semakin dewasa seseorang individu, semakin kita memendam segala emosi yang kita alami. Saat kita kecewa, kita akan simpan perasaan kecewa tersebut. Saat kita sedih pun kita akan pendam dan simpan kesedihan tersebut. Apatah lagi dengan situasi kehidupan yang semakin menekan?

Tekanan di tempat kerja….marah dengan bos…..kecil hati dengan rakan sepejabat. Balik rumah, pening dengan kerja rumah yang banyak. Marah dengan suami @ isteri dan pelbagai lagi situasi emosi yang kita lalui setiap hati.

Kita semakin tidak tahu bagaimana mahu mengendalikan dan meluahkan emosi yang kita alami. Sebaliknya kita pendam dan simpan setiap perasan dan emosi yang datang.

Ini bukan satu pekara yang sihat untuk individu tersebut. Makin banyak emosi yang kita simpan makin besar “luka” emosi yang kita alami. Makin banyak kita pendam makin “sakit” emosi kita.

Tidak hairan makin ramai dari kita yang mengalami tekanan emosi, depresi, kemarahan, ketakutan, keresahan dan sebagainya. Penyakit fizikal seperti migraine, tekanan darah tinggi, sakit-sakit badan, kanser dan pelbagai lagi jenis penyakit fizikal boleh muncul hanya keranan emosi yang “luka” dan “berpenyakit”. Berapa ramai yang sedar bahawa “Stress adalah PEMBUNUH senyap penduduk dunia?”

Ini semua adalah emosi yang terpendam dan tidak dikendalikan dengan baik. Emosi sebenarnya mempunyai peranan BESAR dalam menentukan tahap kesihatan baik fizikal mahupun kesihatan dalaman sesorang individu. Kerana itu, kesedaran untuk mengendalikan dan menguasai emosi adalah satu dari KUNCI kemakmuran dalam kehidupan. Samada kita belajar mengendalikan emosi kita, samada kita belajar bagaimana mahu “melepaskan” emosi kita atau kita belajar mengenali apakah emosi yang kita alami adalah satu kemahiran yang semakin penting dalam kehidupan kita seharian.

Makin kita tahu bagaimana mahu menguruskan emosi kita; makin bertambah baik kualiti kehidupan yang kita lalui setiap hari.

Tidak mahukah anda hidup dengan penuh kebebasan seperti anda masih kecil dahulu..?

Nota:-
Di dalam terapi EFT mahupun RESQ56, anda perlu MENGENALI dan “mengeluarkan” (put at surface) emosi anda sebelum ia dibebaskan atau dilepaskan. Ia dilakukan pada masa kita melakukan “set up”.

Menggunakan Pendekatan Holistik (Holistic Approach) dalam Pembangunan Diri (Personal Growth)

Menggunakan Pendekatan Holistik (Holistic Approach) dalam Pembangunan Diri (Personal Growth)

Holistik @ Holistic adalah asal dari Holism. Yang mana ia adalah juga asal dari perkataan Greek – holos yang mempunyai erti menyeluruh atau keseluruhannya.

Dari Wikipedia :
Holism (from ???? holos, a Greek word meaning all, entire, total) is the idea that all the properties of a given systemlinguistic, etc.) cannot be determined or explained by the sum of its component parts alone. Instead, the system as a whole determines in an important way how the parts behave. (biological, chemical, social, economic, mental,

The general principle of holism was concisely summarized by Aristotle in the Metaphysics: “The whole is more than the sum of its parts.”

Pendekatan holisik semakin banyak diperkenalkan dalam banyak aspek kehidupan. Dalam pendidikan, sains, ekonomi, filosofi, sosiologi dan kesihatan. Malah ada banyak lagi pendekatan holistik telah berkembang dengan cepat.

Di blog saya ini pendekatan Holistik yang banyak saya sentuh adalah Holistic Healing (Penyembuhan Holistik) dan Holistic Self Improvement (Pengembangan/Pembangunan Diri secara Holistik).

Pendekatan ini mula popular kebelakangan ini. Tetapi di Malaysia masih agak terbatas dan tidak difahami applikasinya. Bila blog ini mula dibangunkan, anda pasti terbiasa melihat ayat ini… “Mind, Emotion and Spiritual…the Path to Prosperity”. Ini adalah pendekatan holistic di mana pendekatan yang disentuh adalah menyeluruh iaitu bagi manusia kita akan membuat healing dari sudut emosi, mental dan kerohanian individu yang terlibat. Idea ini sudah lama ingin dijelaskan, tetapi baru hari ini saya tergerak untuk menerangkan pendekatan yang mempunyai impak yang sangat besar kepada diri individu dan masyarakat itu sendiri.

Di dalam bidang motivasi atau perkembangan individu, atau saya senang untuk memanggil ia sebagai bidang mencungkil potensi diri manusia dan juga mengoptimakan kekuatan diri Insan (human power) dalam kehidupan mereka setiap hari… pendekatan yang kecil atau hanya tertumpu kepada sudut yang tertentu sahaja akan memberi kesan yang bersifat sementara atau hanya memberikan impak yang kecil kepada individu. Contohnya, jika tumpuan hanya diberikan kepada isi fizikalnya sahaja. Kerana itu, pendekatan holistic diperkenalkan untuk memberi sokongan kepada hampir keseluruhan diri individu sebagai seorang manusia itu sendiri.

Anda perlu memahami yang manusia itu bukan hanya terdiri sebagai satu tubuh fizikal sahaja. Sebaliknya, manusia itu juga mempunyai sisi mental, emosi dan kejiwaan yang saling berkait rapat dan memerlukan keseimbangan antara tubuh2 tersebut yang akan memberi kesan yang berlainan kepada individu tersebut.

Saya berkongsi pendapat yang sama dengan Master Hazil bahawa, tubuh, minda dan jiwa (mind, body and soul) perlu diselarasakan untuk Insan dapat mengembangkan diri mereka pada tahap yang optima.

Apa guna insan bertukar2 fesyen pakaian dan penampilan jika ia masih membawa mentaliti setahun, lima tahun malahan sepuluh tahun yang dulu. Ada juga yang mewarisi mentaliti ibubapa zaman pra kemerdekaan dahulu tetapi bergaya mirip2 pelakon Hollywood. Cuba lihat di sana sini, ramai muda mudi yang berpakaian yang “hebat2” tetapi masih seperti cerita2 zaman cerita hindustan “sangam” dengan haha dan huhu yang tidak pernah habis.

Memang fizikalnya berevolusi tetapi bagaimana dengan mentalnya? Adakah benar2 mentalitinya berubah? Belum lagi di sentuh aspek2 ekonomi dan politik yang mentalitinya masih sangat “mundur”.

Emosinya pula bagaimana? Adakah masih penuh dengan ketakutan? Kerisauan? Kebimbangan yang tak bersebab? Masih ramaikah yang emosi individu yang takut dengan perkataan “kuasa”. Ramaikah insan yang berdosa apabila berkata soal “kekayaan”?

Apakah konsep yang perlu digunakan? Apakah “tools” yang perlu diaplikasikan untuk setiap sisi mental, emosi dan kerohanian individu? Jangan bak kata Master Hazil, sudah ketuk kepala seorang tu (maksudnya ..sedarkannya) lepas tu tak tahu apa yang perlu dibuat.

Love,Abundance & Prosperity
AMAR MAHMOOD
Mind Power Coach & Energy Therapist

PS: Gembira mendapat tahu yang rakan coach saya Ms Katrina Sin akan berada di Jepun mulai esok untuk mengajar sebuah syarikat di sana menggunakan teknik EFT. Wow….international coach ma.. CONGRATS….!!

Anda rungsing dengan perniagaan anda?

Anda rungsing dengan perniagaan anda?

Ada ramai rakan2 yang berbisnes kerap mengajukan beberapa pertanyaan tentang perniagaan mereka. Soalan yang kerap adalah tentang situasi perniagaan yang tidak memberangsangkan. Ada yang sedang mengalami perniagaan yang merosot. Dan ada juga yang mengalami masalah perniagakan yang tidak mencatatkan peningkataan.
Kerap kali soalan ini akan dijawap dengan berhati2. Kenapa?..pertamanya, kerana perniagaan melibatkan pelbagai skill atau kemahiran yang perlu dimiliki oleh individu yang terlibat di dalam perniagaan tersebut. Ia boleh jadi dari sudut “marketing”nya, boleh jadi dari sudut pengurusan, mungkin juga dari sudut method penjualan produk yang tidak berkesan.

Tetapi, hari ini saya ingin berkongsi dengan anda bagaimana masalah perniagaan juga mempunyai hubung kait yang sangat rapat dari sudut persiapan mental dan sudut bio energi seseorang individu dan persekitaran lokasi perniagaannya.

Katakan anda mempunyai satu premis perniagaan makanan. Dan memang bagi orang melayu jenis perniagaan ini adalah perniagaan yang begitu banyak diceburi dan mudah dilakukan oleh mereka. Selain dari mempunyai kemahiran memasak dan menyediakan pelbagai lauk pauk di premis atau restaurant anda, pekara asas yang selalu dilupakan adalah pengusaha perniagaan tidak mempunyai mindset perniagaan yang betul.

Ingat… saya pernah mengatakan yang jika anda ingin menjadi usahawan berjaya, maka anda mesti mempunyai mindset atau minda seorang usahawan yang berjaya. Setiap dari mindset atau pemikiran yang ada dalam diri anda akan menghasilkan energi atau medan elektromagnet. Energi yang keluar akan mula bertindakbalas sepertinya hukum “law of attraction” iaitu hukum tarik menarik.

Jika di dalam fikiran anda mempunyai fikiran yang negative dan sentiasa takut (emosi) dengan kerugian, maka anda akan mula menarik kerugian di dalam bisnes anda. Belum lagi vibrasi emosi negative seperti susah hati, kecewa apabila kurang pelanggan, sedih dengan kerugian, rungsing dengan kegagalan dan sebagainya. Ini adalah bentuk2 energi atau aura yang anda hasilkan setiap hari di dalm premis perniagaan anda.

Ini belum lagi termasuk dengan elemen2 energi di persekitan premis perniagaan anda. Pelbagai pelanggan yang masuk juga membawa pelbagai jenis energi ke dalam perniagaan anda. Ada yang baik dan ada yang agak “lembab” dan negatif. Tidak termasuk energi energi “hantaran” pesaing2 perniagaan yang kadang kala singgah ke premis anda. (orang melayu katakan).

Persoalannya, apa yang anda lakukan? Adakah cukup anda melakukan re-program mindset anda? Perlukan pembersihan energi dilakukan secara berkala di premis anda? Atau anda biarkan energi tersebut di dalam perniagaan anda sehingga pelanggan yang masuk tidak mengemari suasana (secara “instinct”) di dalam premis anda. Apakah kaedah yang perlu anda lakukan untuk memulihkan semula aliran energi diri anda dan premis anda?…jumpa bomoh ke?…dukun ke? Ambil kemenyan ke? Atau boleh jumpa pakar2 fengshui macam Lillian Too untuk membetulkan aliran energi premis anda supaya ? flow” energi akan mula mengalir dengan baik. Atau anda perlu jumpa doktor energi…iaitu pakar2 Juruterapi Reiki yang akan menggunakan simbol2 energi dan bola2 energi untuk melakukan clearing, protection, dan aliran keluar masuk energi di premis anda?…

saya tak nak jawap. Fikirkan dan renungkan di mana sintifiknya dan di mana mistiknya.

AMAR MAHMOOD
Mind Power Coach & Energy Therapist

Pemancar Energi@Vibrasi di tubuh manusia

Pemancar Energi@Vibrasi di tubuh manusia

Pada diri manusia terdapat 2 pemancar energi sangat penting. Energi yang keluar itulah akan berlakunya Law of Attraction(LOA). Apa yang dipancarkan atau dikeluarkan dari pemancarnya akan menarik semula energi atau vibre atau frekuansi yang sama kepada individu tersebut.
Otak adalah pemancar dan penerima energi yang paling selalu diperkatakan oleh ramai pengamal2 sains minda dan peminat2 LOA. Otak bukan sahaja memancarkan energi atau frenkuasi dari tubuh manusia malahan ia juga menerima setiap frekuansi yang ada di sekitar diri anda atau di alam semesta. Apa yang anda fikirkan akan menghasilkan energi atau tenaga. Malahan energi yang keluar tersebut jika difokuskan dan dikuatkan boleh menjadi senjata yang lebih kuat dari kuasa laser. Minda berpegang pada konsep di mana fikiran anda pergi di situ energi akan mengalir. Jika sekarang anda memelihat gambar kekasih anda di dalam minda anda maka energi terus mengalir kepada kekasih anda hanya kurang dari sesaat. Buktinya, jika kekasih anda sensitive kepada energi, dadanya akan berdebar dan dia akan teringatkan kekasihnya tadi. Bukti lain adalah aura. Aura yang terbentuk disekeliling diri anda adalah juga hasil energi yang anda pancarkan dari otak dan pemikiran anda. Jika anda berfikiran positif maka energi positif dan aura positif akan di hasilkan di sekeliling diri anda.
Pemancar kedua adalah dari hati yang menghasilkan perasaan dan emosi anda. Pemancar kedua ini paling kurang disebut oleh pengamal2 LOA. Tetapi pemancar kedua jugalah yang paling banyak memberi gangguan kepada kejayaan seseorang menarik apa yang mereka inginkan.
Setiap emosi yang anda hasilkan mempunyai vibre atau energi yang tersendiri. Samada anda gembira, senang hati, bahagia, marah, kecewa, sedih dan pelbagai emosi lain akan menghasilkan energi yang berlainan. Buktinya, aura orang yang marah berbeza dengan aura seorang yang sedang gembira. Aura seorang yang sedang bercinta sangat berbeza dengan aura seorang yang dalam kekecewaan dengan kekasihnya. Aura adalah energi. Warna adalah frekuansi tenaga atau energi. Kerana itu, setiap emosi yang anda lahirkan mempunyai vibre nya yang tersendiri.
Masalah paling besar adalah selalunya energi yang keluar dari kedua 2 pemancar ini bertentangan atau kontras di antara satu sama lain. Seorang pengamal positif thinking selalu cuba berfikiran positif tetapi hatinya selalu menidakkan pemikiran tersebut. Ada yang membuat affirmasi tetapi hatinya ketawa dengan affirmasi yang disebutkan. Pemikirannya cuba bertenang tetapi hatinya berdebar- ketakutan dan mengelabah tak menentu.
Jadi apakah yang anda perlu lakukan?

Antara Minda dan Hati

Antara Minda dan Hati

Dalam tubuh manusia, terdapat dua “rahsia” besar untuk manusia mencapai kejayaan. Iaitu dari otak yang menghasilkan minda dan hati yang menhasilkan perasaaan dan emosi. Kedua2 organ ini sangat penting dalam individu mencapai kejayaan yang besar dari segi duniawi dan akhirat.
Bila saya berkata tentang dua organ penting ini tidak bermaksud organ yang lain tidak penting. Tetapi organ yang dua ini sangat2 penting kerana ia mempunyai “power’.
Minda adalah alat komunikasi manusia dengan dirinya. Minda adalah alat manusia mencipta kehidupan duniawinya. Minda tempat manusia mengawal tubuh badan dirinya sendiri. Minda tempat manusia mencipta kehidupannya sendiri. Tetapi apa pula gunanya Hati?
Hati yang saya maksudkan ini sangat luas ertinya. Ia bukan sekadar hati fizikal seperti otak fizikal. Dalam Islam ia di panggil Qalbu. Orang melayu kata Hati Nurani. Orang putih panggil “heart’. Orang energi panggil “Anahata”. Ia komponen yang sangat penting kerana ia adalah komunikasi dan jalan manusia mencapai kejayaan akhirat atau mencapai tingkat kerohaniaan (spiritual) yang tinggi.
Dalam Islam tersebut hati @ qalbu atau Rasulullah menyebut seketul darah merah di mana duduknya “nyawa” atau ‘Dzat”. Sebelum sampainya di situ tunggunya si syaitan atau iblis. Bersihkan hati maka mudah individu mencapai kesedaran kerohaniannya.
Manusia yang hanya berpandukan kehebatan minda memang hebat. Tetapi ia menjadi sangat hebat bila ia berhubung dengan hatinya. Kerana apa? Kerana hatinya berhubung dengan penciptaNya. Kerana hati duduknya “Dzat”. Kerana hati tempat manusia berhubung dengan “the Higher Intelligence”.
Hati pusat lahirnya “love”. Kerana itu tanpa hati manusia menjadi kejam dan hilang keagamaanya. Di buka hati orang yang kafir, mengucaplah dia kalimah “La illa haillallah”. Atau paling tidak akan mencari kebenaran dalam keagamaan atau ketuhanan.
Dengan minda manusia boleh mencapai apa yang mereka inginkan. Dengan minda manusia boleh mencipta impiannya. Tetapi dengan hati manusia akan dipandu dengan bantuaan isyarat2 dari Pencipta Manusia. Bila hati sudah dibuka maka ikutlah kata hati. Kerana kata hati itu mempunyai hubungan dengan “Kuasa”nya. Hati adalah “the guidance system” di dalam tubuh manusia. Tetapi manusia tidak sedar. Manusia alpa. Manusia selalu berkata ia mengikut kata hatinya tetapi selalu silap. Kerana hatinya masih tertutup. Masih belum membuka jalan kepada spiritualnya.
Bila hati belum dibuka, ia tidak bekerja. Kita selalu silap bila cuba mengikut kata hati yang tertutup. Kerana kata hati itu tidak mempunyai sokongan dari “atas’. Seorang yang dibuka “hati’nya, akan mempunyai kemampuan luar biasa. Ia boleh mencari barang hilang, ia boleh melihat dengan mata hatinya, ia mempunyai keyakinana yang tinggi, berkharisma tinggi, ia tak mudah jatuh sakit, ia mempunyai kesedaran emosi yang baik dan yang penting ia mempunyai kesedaran spiritual yang tinggi. Orang yang dibuka “hati” selalunya penuh dengan kasih sayang. Penuh dengan cinta. Dan penuh dengan emosi yang positif. Ia mampu menundukan orang yang marah hanya dengan renungan matanya.

Orang yang membuka hatinya selalu mencapai kesedaran apabila berkomunikasi dengan Tuhannya.
Amar Mahmood
PS:hati nurani tidak dapat dipengaruhi oleh apapun, selalu mengetahui kebenaran, selalu mengarahkan kita kepada Tuhan. Kerana ia adalah inti dari roh kita atau diri sejati kita.

Sakit Mental ke @ sakit emosi @ Sakit jiwa?

Sakit Mental ke @ sakit emosi @ Sakit jiwa?

Dalam banyak2 penyakit, ini adalah penyakit yang paling sukar diubati atau difahami. Istilah sakit mental adalah istilah yang selalu digunakan untuk merujuk kepada pesakit yang mengalami masalah mental @ gila. Dan selalunya “orang gila” dikatakan mengalami masalah mental. Betul ke?

Bagi pesakit2 mental, selalunya mereka akan dihantar ke hospital2 tertentu untuk menjalani terapi psikologi dan ubatan klinikal yang tertentu. Tetapi melalui kajian, peratusan yang pulih adalah sangat rendah dan selalunya mereka yang mengalami masalah mental akan terus dihidapi oleh pesakit tersebut seumur hidup mereka.

Melalui pengalaman saya sebagai seorang pengamal terapi psikologi energi, pesakit mental kebanyakannya bukanlah mengalami penyakit mental tetapi mereka kebanyakannya mengalami sakit emosi dan sakit kejiwaan. Dan kerana sakit emosi atau jiwa tadi akan menbawa mereka kepada masalah mental atau pemikiran mereka.

Apakah buktinya?

Di taman tempat saya tinggal terdapat 2 orang pesakit “mental” yang kerap merayau-rayau untuk mencari makanan. Kedua-dua pesakit tersebut memang tinggal berhampiran kawasan perumahan tersebut. Saya pernah mendapat tahu yang seorang dari pesakit tersebut mula mengalami masalah mental selepas ditinggalkan oleh suaminya. Manakala seorang lagi akibat tekanan kehidupan selepas ditinggalkan oleh anaknya.

Sebenarnya, kedua2 pesakit tersebut mengalami tekanan emosi atau masalah jiwa yang tidak mampu ditangani oleh diri mereka sendiri. Menurut konsep psikologi energi, tekanan emosi atau jiwa yang dialami oleh seseorang akan memberi gangguan atau terjadi “blockage” di dalam sistem energi individu tersebut. Akibatnya, akan menjejaskan tahap pemikiran dan kesihatan individu tersebut. Dan ini akan membawa kepada gangguan mental terhadap pesakit. Kerana itu, pengidap2 sakit emosi amat digalakkan untuk bercerita atau melepaskan emosi mereka kepada ahli keluarga atau rakan2 yang dipercayainya supaya emosi mereka tidak terpendam dan menganggu perjalanan energi dalaman mereka.

Dalam pemulihan ubatan hospital, pemberian ubat sebenarnya tidak akan berjaya memulihkan pesakit2 mental tersebut. Kerana ubata penenang yang diberikan hanya untuk sementara sahaja tetapi tidak akan berjaya memulihkan penyakit emosi atau jiwa pesakit tersebut.

Menurut kajian, penyakit emosi dan jiwa meningkat dengan kadar yang sangat cepat di negara2 maju seperti di Amerika, England, Jepun, Sweden dan beberapa negara lain. Kadar bunuh diri meningkat dengan sangat drastic. Ini kerana tekanan kehidupan seperti kewangan, kerjaya, bisnes dan situasi hidup di negara2 tersebut yang sangat menekan. Malahan, kajian dari negara kita juga menunjukkan kesan peningkatan pesakit mental yang ketara.

Kematian ramai selebreti terkenal seperti Elvis, Kurt Cobain, Marilyn Monroe dan ramai lagi bukan kerana mental tetapi kerana emosi dan jiwa. Terbaru Britney juga sedang mengalami tekan emosi selepas berpisah dengan suaminya.

Ketidakstabilan emosi dan kejiwaan amat sukar dipulihkan melalui terapi ubatan kimia. Kerana itu, di barat peningkatan perubatan alternatif seperti Yoga, meditasi, reiki, energi healing (inner healing), dan yang lain semakin mendapat tempat oleh golongan2 elit barat. Malahan pendekatan agama semakin berkembang kerana agama banyak membawa pemulihan dalaman oleh seseorang penganutnya. Mereka yang mempunyai kestabilan emosi dan jiwa sentiasa tenang apabila mengalami sesuatu masalah atau tekanan. Malahan mereka mampu menangani sebarang masalah dengan kematang pemikiran mereka.

Jadi kesimpulannya, pesakit mental banyak berpunca dari emosi dan kejiwaan pesakit tersebut. Bila kita mengistilahkan sakit mental, sebenarnya ia sangat berkait rapat dengan sakit emosi dan sakit jiwa seseorang individu.

-Amar Mahmood-
EFT Practitioner
“Mind, Emotion and Spiritual…The Path to Prosperity”

PS: Individu yang pernah mengalami kegagalan akan mengalami masalah emosi dan jiwa di dalam diri mereka. Kegagalan mereka menangani maslah tersebut boleh menghalang kejayaan mereka pada masa akan dating.
PSS: Individu yang mengalami kesusahan dan kemiskinan selalu mengalami tekanan emosi yang teruk. Kegagalan mereka melalui pemulihan akan menyebabkan mereka tidak berjaya melepasi garisan kemiskinan yang telah ditanda di dalam kehidupan mereka.
PSSS: Individu yang mengalami tekanan kehidupan selalunya mempunyai persepsi tentang kehidupan yang salah. Mereka selalu membuat keputusan yang salah kerana emosi yang tidak benar di dalam kehidupan mereka.